Tampilkan postingan dengan label Asuransi Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asuransi Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Maret 2012

Cara Terbaik Beli Asuransi

Ada ungkapan umum bahwa asuransi jiwa tidak dibeli tetapi dijual (Insurance is not bought, it is sold). Artinya, jarang ada orang yang dengan sengaja mencari produk asuransi jiwa, yang biasanya terjadi adalah mereka ditawari, diiming-imingi dan “ditakut-takuti” dulu baru mau membeli. Kesejahteraan keluarga setelah kita meninggal bukanlah sesuatu yang secara alami kita pikirkan atau bicarakan. Bagi sebagian besar kita, itu juga bukanlah topik yang enak dibicarakan.
Namun dengan semakin meningkatnya kesadaran berasuransi, kini semakin banyak orang yang ingin membeli produk asuransi meskipun tidak ada yang menawarinya. Bila Anda adalah salah satunya, cara pembelian apa saja yang tersedia bagi Anda? Berikut adalah 4 cara untuk membeli asuransi:

1. Melalui Agen atau Profesional Asuransi Lainnya
Ini adalah cara yang paling umum dalam membeli asuransi jiwa. Menentukan jenis dan besarnya asuransi jiwa adalah salah satu keputusan keuangan yang penting sekaligus rumit. Seorang profesional asuransi yang kompeten dapat membantu melakukan analisis komprehensif atas situasi keuangan Anda, dan membimbing Anda melalui banyak pertanyaan yang harus Anda pertimbangkan untuk menentukan besar dan jenis asuransi yang tepat bagi Anda.
Tentu saja, kualitas bimbingan yang Anda dapatkan tergantung pada seberapa bagus agen Anda. Agen yang bagus memiliki dua karakteristik utama, yaitu berintegritas (mendahulukan kepentingan nasabah daripada keuntungan pribadi jangka pendek) dan cakap (ahli dan pengalaman di bidangnya). Agen yang bagus pandai mendengarkan untuk mendiagnosis kebutuhan dan kemampuan Anda, bukan hanya sibuk menyodorkan “solusi”- nya.

2. Melalui Perusahaan/Asosiasi
Bila Anda bekerja di perusahaan yang mapan, Anda biasanya akan mendapatkan perlindungan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan sebagai bagian dari paket kompensasi Anda. Asuransi tersebut mungkin merupakan bagian dari program jaminan tenaga kerja yang dikelola oleh Jamsostek/Taspen/Askes atau juga oleh perusahaan asuransi komersial. Ada juga perusahaan yang mengelola sendiri santunan kematian bagi karyawannya (self-insured).
Anda perlu memastikan berapa banyak pertanggungan asuransi jiwa yang sudah Anda miliki dari tempat kerja Anda. Biasanya besarnya uang pertanggungan/santunan kematian adalah perkalian dari gaji Anda yang terakhir. Ada perusahaan yang memberikan santunan puluhan kali gaji, ada yang hanya beberapa kali gaji. Bila Anda merasa bahwa jumlahnya terlalu kecil dibandingkan kebutuhan Anda, tanyakan kepada Perusahaan Anda apakah ada pilihan untuk menambah uang pertanggungan dengan membayar sendiri. Tanyakan juga apakah pasangan Anda bisa diikutsertakan dalam program asuransi jiwa perusahaan, bila dia belum memilikinya.
Cara ini lebih menguntungkan dibandingkan menutup kekurangannya dengan membeli asuransi jiwa tersendiri. Yang pertama, karena seleksi risikonya cenderung lebih longgar sehingga Anda dapat memperoleh pertanggungan yang lebih besar dengan relatif mudah. Yang kedua, preminya biasanya lebih murah dan bisa dibayar dengan pemotongan gaji otomatis sehingga sangat memudahkan Anda. Namun, perlu diingat bahwa bila Anda pindah pekerjaan, pertanggungan asuransi jiwa ini tidak dapat dibawa ke tempat kerja yang baru.
Bila Anda pengusaha kecil atau seorang profesional (pengacara, dokter, penulis, konsultan, dll), Anda dapat mencoba bergabung dalam program asuransi kumpulan melalui asosiasi profesi, kelompok alumni atau asosiasi industri.

3. Melalui bank/lembaga pembiayaan
Bila Anda memiliki kredit pemilikan rumah (KPR) atau kredit kendaraan, bank atau lembaga pembiayaan akan secara otomatis mengasuransikan jiwa Anda sebesar nilai kredit yang diberikan, yang saldonya terus menurun mengikuti pembayaran cicilan. Asuransi ini dikenal dengan asuransi kredit, yang akan membebaskan keluarga Anda dari utang bila Anda meninggal dunia sebelum sempat melunasinya.
Selain itu, bank-bank juga kini semakin gencar menawarkan produk asuransi jiwa kepada para nasabahnya. Jalur penjualan ini dikenal dengan sebutan bancassurance, yang biasanya dilaksanakan dengan menempatkan staf pemasaran asuransi di gerai-gerai layanan bank atau melakukan penawaran lewat telepon (telemarketing). Anda bisa mendatangi cabang bank kesayangan Anda untuk mengetahui produk asuransi apa saja yang mereka tawarkan. Produk asuransi jiwa yang dijual lewat bank dapat berupa produk asuransi murni atau kombinasi dengan produk tabungan/investasi/kredit.
Keutungan membeli produk asuransi lewat bank adalah beban komisinya yang relatif lebih murah karena staf bancassurance biasanya tidak mendapatkan kompensasi dari komisi tetapi dari gaji dan bonus/fee penjualan. Mereka juga cenderung tidak mendesakkan penjualan dan memiliki pemahaman yang baik mengenai produk yang ditawarkan. Selain itu, Anda juga biasanya dimudahkan dalam proses pembayaran preminya karena bisa melalui sistem otodebet rekening.

4. Melalui Internet
Di negara-negara maju, banyak produk asuransi jiwa yang dapat dibeli secara online. Anda bisa mendapatkan besaran premi dan ilustrasi polis secara instan, mengirimkan aplikasi, dan bahkan langsung membeli polis (tanpa proses seleksi risiko lain selain mengisi formulir). Di Indonesia, seperti juga pada produk lainnya, orang belum terbiasa membeli produk lewat internet. Meskipun demikian, kini sudah ada beberapa perusahaan asuransi yang menawarkan produk lewat internet. Mungkin dalam beberapa tahun ke depan akan lebih banyak orang yang memanfaatkannya.
Membeli produk asuransi lewat internet memiliki keunggulan karena rendahnya biaya pemasaran sehingga Anda akan mendapatkan premi yang jauh lebih murah untuk pertanggungan yang sama.Anda juga dapat dengan mudah membandingkan produk asuransi yang satu dengan yang lain sebelum memutuskan untuk membeli. Namun, kekurangannya adalah Anda tidak mendapatkan nasihat berkualitas dari seorang profesional asuransi. Hanya produk-produk asuransi jiwa sederhana yang cocok dipasarkan lewat internet.

Minggu, 25 Maret 2012

Saat yang Tepat Beli Asuransi Kesehatan

Seberapa pentingkah “Asuransi kesehatan” bagi anda dan keluarga? Jika jawaban anda penting, apakah anda sudah memilikinya? jika sudah, maka saya ucapkan selamat bagi anda, jika anda belum punya, kenapa? apa belum menemukan asuransi kesehatan terbaik untuk anda dan keluarga? atau ada alasan lain? 

Apapun alasan nya, itu adalah jawaban yang jujur dan sekaligus juga ada manfaat dan resiko yang harus ditanggung tentunya, mengapa demikian?


Belum lama ini saya menerima telepon dari seorang teman yang sudah cukup lama tidak bertemu, terakhir saya bertemu beliau disebuah acara pesta pernikahan teman kami kurang lebih 1 tahun yang lalu, disana kami hanya sempat bertukar kartu nama, dan beliau mengutarakan niatnya untuk mengambil “asuransi kesehatan” dan ingin tahu lebih banyak mengenai program “asuransi kesehatan” dari perusahaan kami.

Saya sempat mencoba untuk menghubungi beliau beberapa kali untuk membuat janji temu sekaligus memberikan penjelasan mengenai program “asuransi kesehatan” yang kami miliki, tetapi karena kesibukan beliau yang luar biasa sebagai seorang pengusaha yang sering ke luar kota dan sebagainya, akhirnya kami pun belum pernah bertemu kembali sejak saat itu.

Hingga beberapa hari yang lalu beliau menelepon saya menanyakan syarat syarat serta berapa premi  “asuransi kesehatan” untuk orang tua nya yang berumur 57 tahun, lalu beliau menceritakan bahwa beberapa hari yang lalu salah satu orang tua nya terserang stroke ringan dan hingga hari ini masih dirawat di rumah sakit. dan beliau menanyakan apakah dengan kasus seperti itu, orang tuanya masih bisa diterima untuk menjadi peserta? beliau juga bersedia membayar lebih, asal dapat diterima.

Pada prinsipnya saya akan membantu beliau untuk mengajukan asuransi kesehatan ini pada saat orang tua-nya sudah kembali dari Rumah sakit, tetapi saya katakan bahwa saya tidak berani berjanji banyak dan beliau cukup mengerti dan mau menerima.

Sabtu, 24 Maret 2012

ASURANSI KESEHATAN --- ON BILL

Banyak perusahaan asuransi kesehatan yang mengklaim produknya adalah asuransi kesehatan terbaik, sehingga membuat bingung orang-orang awam. Pertanyaannya adalah, dari semua produk asuransi yang terbaik itu, manakah asuransi kesehatan yang bagus untuk Anda?

Saya acungkan jempol buat Anda, yang sudah menyadari pentingnya memiliki proteksi.  Tidak banyak  orang yang memiliki kesadaran berasuransi apalagi memikirkan untuk memproteksi kesehatan anggota keluarga (asuransi keluarga).
Saya memberi apresiasi khusus bagi orang-orang seperti Anda yang memilih jalan untuk mencari tahu/ informasi dahulu sebelum menentukan pilihannnya.

Orang memilih ikut asuransi pada umumnya sudah menyadari pentingnya kesehatan.
Jika Saya boleh bertanya, Mengapa Anda ikut Asuransi?

1.Karena kesehatan itu mahal.
2.Biaya rumah sakit semakin hari semakin meningkat.
3.Kondisi kesehatan  tidak selalu bisa diramalkan selalu baik.
4.Belum memiliki proteksi dari kantor/ tempat bekerja, jika sakit, tidak ada yang
meringankan beban biaya.
5.Resiko pekerjaan saya tinggi, bekerja di lapangan.
6.Supaya kalau berobat di rumah sakit bisa gratis.

Banyak dijumpai pemegang polis asuransi kesehatan tetapi bilamana harus menjalani rawap inap tetap saja mereka masih memikirkan biaya rumah sakit yang akan ditanggungnya, kenyataan ini yang banyak dijumpai oleh setiap pemegang polis asuransi kesehatan dimana seorang nasabah yang sudah mempunyai polis asuransi bahkan lebih dari satu mereka tetap  kuatir saat harus menjalani rawap inap di rumah sakit, mereka masih memikirkan apakah asuransi yang dimilikinya bisa mengcover semua biaya yang timbul nantinya.

Untuk suatu penyakit atau tindakan operasi  yang termasuk kategori ringan mungkin tidak menjadikan persoalan bagi mereka yang sudah memiliki proteksi rawat inap meskipun mengambil manfaat kelas A, 
lain permasalahannya bila mereka harus menjalani suatu tindakan operasi besar misalkan bypass jantung atau tindakan operasi yang bisa menghabiskan biaya hingga ratusan juta, perawatan penyakit kanker yang harus kemoterapi setiap bulan, 
pengeluaran biaya ini yang menjadikan persoalan dikemudian hari bagi mereka karena adanya pembatasan manfaat perkelas, dengan adanya pembatasan ini sifatnya asuransi kesehatan rawap inap masih sebatas meringankan biaya saja untuk rawat inap yang menelan biaya besar. 


Jumat, 23 Maret 2012

Apakah Kita Butuh Asuransi Kesehatan ???

Saya sehat-sehat saja dan tidak pernah sakit selama ini. 
Mengapa saya harus mengambil asuransi kesehatan?
Apa Kita Butuh Asuransi Kesehatan ?

Banyak orang berpikir demikian dan mungkin kita termasuk salah satunya. Namun, pernahkah terlintas di benak kita, apa yang akan terjadi apabila musibah dan penyakit datang tiba-tiba dan kita terpaksa dirawat di rumah sakit? Kita mungkin harus membayar biaya berobat yang mahal hingga tabungan terkuras habis dan ini tentu saja bukanlah situasi yang kita harapkan terjadi. Sebaliknya, bukankah akan sangat membantu jika kita telah memiliki asuransi kesehatan yang bisa membantu kita dalam membayar biaya pengobatan? Semakin terasa bagi kita sekarang bahwa biaya kesehatan semakin hari semakin mahal. Membayar dokter, membeli obat, rawat inap adalah beberapa contoh biaya yang harus dibayar ketika kita atau anggota keluarga terserang penyakit.

Beruntunglah yang bekerja di suatu perusahaan atau instansi yang telah memiliki program asuransi kesehatan, sehingga sebagian risiko jika terganggu kesehatan dapat dibantu dengan adanya program asuransi kesehatan tersebut. Bagaimana bila perusahaan belum memberikan fasilitas tersebut? Atau kita seorang wirausaha? Sebaiknya jangan ragu dan mulailah merencanakan untuk membeli asuransi kesehatan. Dengan membeli asuransi kesehatan, maka besarnya pengeluaran untuk biaya kesehatan akan relatif stabil karena besarnya biaya atau premi tahunan dapat dihitung secara pasti sehingga mempermudah kita dalam mengatur pengeluaran dan mengurangi biaya-biaya tidak terduga.

Manfaat Asuransi Kesehatan adalah jenis asuransi yang membantu ketersediaan dana jika peserta asuransi kesehatan terserang gangguan kesehatan atau penyakit. Semua kebutuhan dari berobat ke dokter, menginap (perawatan) di rumah sakit, biaya obat di rumah sakit sampai operasi, semua itu dapat ditanggung oleh perusahaan asuransi.

Hasil blogwalking saya mengenai asuransi kesehatan, saya menjumpai karikatur di blog Menjadi Dokter Pribadi yang mengambarkan 

Masalah tersulit di dunia ini adalah membuat keseimbangan.. termasuk dalam bidang kesehatan. Dokter mempunyai kelebihan tahu penyakit dan tahu tentang obat...sedangkan pasien mempunyai kelebihan dalam hal penyakit.